Selasa, 10 Juli 2018



Warna diciptakan untuk menghiasi hidup manusia. Bahkan warna memiliki tone sendiri atau bahkan pengklasifikasian sehingga dapat terbagi menjadi warna cowok dan warna cewek. Nah, yang unik adalah hampir semua orang berpikiran bahwa warna Pink adalah warna wanita, sedangkan hitam serta biru merupakan warna pria pada umumnya. Apakah benar statement itu ?

Berdasarkan dari sumber yang saya lansir dari anehdidunia.com ternyata statement tersebut salah besar. Masalah teori warna (color Theory) telah pernah diulas atau diterangkan oleh ilmuwan yang bernama Leon Battista Alberi menemukan fakta yang mencengangkan pada 1435 bahwa Pink atau merah muda adalah warna maskulin.

Dalam bukunya yang berjudul : Pink and Blue : Teling The Girls From The Boys in America - Buku ini berisi tentang sejarah penggunaan warna Pink sebagai warna maskulin dan warna biru sebagai warna kaum hawa. Selain itu, jika diperhatikan lukisan-lukisan bunda Maria pada tahun 1940 mengenakan pakaian putih biru yang menandakan bersih serta kesucian. Dan Pink merepresentasikan sifat tegas dan keras pada pria.

Majalah Times membuat laporan pada tahun 1927 bahwa warna Pink mendominasi seluruh toko pakaian besar di Amerika. Ditambah tahun 1950, dikatakan sebagai era Pink bagi pria, dimana mobil Cadillac berwarna Pink dan ini adalah mobil yang paling diburu oleh kaum hawa pada era tersebut.

Di era 1960 an, terjadi pergeseran pemikiran. Namun entah tidak ditemukan kapan pastinya kedua warna tersebut berbalik (Pink untuk warna wanita, sedangkan biru untuk warna pria), banyak yang memberi gambaran yakni pada saat nazi memerintah, dan menggunakan Pink Triangles dalam kamp penahanan kaum gay. Lambang tersebut juga disebut Lambang Kebanggaan (The sign of pride).

Lanjut lagi, ilmuwan warna generasi baru kembali mengadakan penelitian, yang merepresentasikan warna Pink sebagai warna yang sensual, penuh gairah, serta lembut, sehingga ini menjadi dasar penetapan warna Pink terhadap kepribadian wanita.

Namun, masih banyak negara-negara didunia yang menjadikan Pink sebagai simbol maskulin. Misal seperti bunga Sakura di Jepang yang mekar dan berwarna Pink adalah perwujudan dari ksatria muda yang maju berperang demi meraih tujuan hidupnya sebagai samurai sejati. Selain itu, ada juga kota Jaipur di India yang mendapat julukan The Pink City.

Warna Pink dapat dipadukan dengan style pria yang maskulin pada era ini, maupun dengan style yang membuat si pemakai terlihat lebih cute. Jadi, kenapa pria harus takut mengenakan pakaian berwarna Pink ?

Faisol Abrori

1 komentar:

Kalau saya sih bukan takut pakai warna pink, cuman memang nggak selera ajaa...sekalipun Juventus juga pernah launch jersey warna pink.

��

REPLY

Jejak Biru . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates