Minggu, 14 Oktober 2018



Kematian - merupakan pemutus kehidupan duniawi, untuk menuju alam selanjutnya. Namun, dari istilah kematian tersebut, bahkan ada salah satu pulau yang disebut-sebut sebagai pulau kematian. Pulau apakah itu ? Dan mengapa bisa disebut " Pulau Kematian " simak ulasan berikut ini.

Poveglia adalah sebuah pulau kecil yang terletak diantara Venesia dan Lido, Italia Utara. Dan pulaunya pun dipisahkan oleh sebuah kanal, sehingga menjadi 2 bagian yang terpisah. Pulau ini muncul di catatan sejarah pada 421 dan mulai berpenghuni tetap pada 1379 yang pada saat itu para penghuninya berasal dari penduduk yang melarikan diri dari peperangan.


Nah, pulau ini memiliki kekosongan penduduk yang cukup lama, dikarenakan terjadi berbagai peperangan pada tahun 1379 juga para penduduk asli diungsikan ke Giudecca, dan pemerintah kemudian  membangun benteng yang bernama octagon di pulau yang sudah tidak berpenghuni tersebut. Setelah keadaan yang cukup aman dan sudah berjarak cukup lama, pemerintah pada tahun 1661 menawarkan kepada penduduk asli untuk kembali ke tempat asalnya. Namun, mereka menolak hal itu. Sehingga, pulau tersebut tidak berpenghuni dalam jangka waktu yang cukup lama.

Sehingga, pada tahun 1777, pulau Poveglia berada dibawah kendali Dinas kesehatan memanfaatkan tempat tersebut sebagai tempat transit barang dan pengunjung yang hendak menuju Venesia menggunakan kapal. 

Pada 1793, dikabarkan 2 kapal terjangkit wabah sehingga pulau Poveglia menjadi pulau karantina pada saat itu. Wabah tersebut disebut penyakit Pes atau dengan julukan Black Plague, dan pada saat itu masih belum ada penawarnya. Banyak dari warga Italia yang membuang mayat yang terinfeksi tersebut, ke pulau ini, hingga pemerintah menutup pulau tersebut sampai saat ini.


Pulau ini memiliki masa lalu yang kelam, dimana saat fase penyembuhan, konon di pulau ini terdapat salah satu dokter psikopat, yang menyiksa, membantai pasiennya dengan kejam. Dokter tersebut dikabarkan tewas dengan cara melompat dari menara. Dan hingga kini, kabarnya arwahnya bergentayangan kala malam hari.

Selain itu, pulau yang menjadi tempat tinggal 160 ribu jiwa, menjadikan pulau Poveglia dipercaya sebagai pulau tempat arwah penasaran bersemayam, hal tersebut dirasakan warga sekitar maupun para pengunjung tempat tersebut. Konon, terdapat orang yang dikirim untuk tinggal disana, namun keesokan harinya, ia langsung kembali ke tempat asalnya, karena tidak tahan, semalaman mendengar jeritan-teritan, dan berbagai arwah yang sangat menakutkan.

(FAISOL/151018)

Faisol Abrori

3 komentar

Waduh aku jadi merinding ya bacanya. Gak bisa bayangin deh kalau misalnya ada ditempat ini

REPLY

Aku pun sama mas, gabisa bayangin

REPLY

Sy membayangkan pulau ini seperti Pulau Onrust di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta

REPLY

Jejak Biru . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates