Selasa, 18 Desember 2018


Pasir Putih Situbondo


Halo teman-teman ? Kali ini aku akan berbagi cerita yang agaknya terdengar antimainstream. Ya, postingan ini sekaligus menyambut musim holidays yang sedang dirayakan oleh semua pelajar tanah air. Oke, jangan lupa nanti kalian komentar setelah membaca postingan ini agar aku jadi tau gimana reaksi pembaca Jejakbiru.


Hari selasa, tepatnya tanggal 18 Desember 2018 aku mengunjungi tempat wisata yang cukup hits di telinga Traveler yakni Pantai Pasir Putih, Situbondo. Tempatnya yang memang satu kabupaten dengan rumahku membuat aku memilih tempat tersebut untuk dijadikan penghilang penat selama beberapa bulan akhir-akhir ini.

Tempatnya lumayan jauh dari pusat kota. Kurang lebih 40 kilometer dan melewati sepanjang jalur pantura. Sebelumnya aku sudah mencari terlebih dahulu lokasi dengan menggunakan Gmaps dan mulai berjalan mengikuti petunjuk yang dituturkan. Perjalanan ini agak anti mainstream bagi aku pribadi. Kenapa ?

Traveling Bondo Nekat


Yups, karena kendaraan yang aku kendarai yakni sepeda "pancal" atau lebih tepatnya sepeda rantang. Awalnya aku pikir itu hal yang mudah sih, untuk menuju pantai pasir putih dari pusat kota. Namun, jarak tersebut membuat kakiku cenat cenut karena terlalu capek dan belum ada energi juga. Ya, kan aku berangkatnya jam setengah enam, dan itupun ibuku belum masak buat sarapan, bisa dibayangin lah, gimana ngos-ngosannya.


Jadi kurang lebih 2 - 3 jam diatas sepeda rantangku untuk pergi menuju spot wisata pantai pasir putih. Dan total jarak yang ditempuh Pulang - Pergi yakni sejauh +80 km. Terdengar gila sih, terlebih bagi keluargaku yang mendengar jawabanku bahwa aku sudah sampai di pantai pasir putih. Mereka terkejut banget. Ya iyalah, aku kan izinnya jalan-jalan doang, karena aku sadar, kalo ijinnya ke Pasir Putih itu pasti dilarang apalagi cuma sepedaan aja.
Hehehehe, kita sebagai Traveler punya cara tersendiri untuk menikmati setiap perjalanan kita. Kalau aku pribadi bisa dengan konsep out of the Box yakni dengan bersepeda ria.

Ngapain aja disana ?



Sebelum cerita pasir putih, di perjalanan aku mampir sejenak di salah satu spot wisata yang baru akan dilakukan opening, disitu ada tulisannya kampung kerapu. Duh, aku hanya menebak-nebak, apakah ada festival kuliner khas Situbondo didalamnya, atau apalah, aku tidak tau karena nggak diundang. Tapi nggak papa lah, foto sejenak di spot ini. Dari sini masih lumayan jauh lagi untuk menuju pantai pasir putih. Kanan kiriku semuanya adalah transportasi berat seperti truk gandeng, mobil, bus, dan nggak ada satupun pesepeda sepertiku yang melewati jalur pantura ini. Hehehehe, didalam hati aku baca baca shalawat agar selamat sampai tujuan. Dan alhamdulillah, aku bisa sampai di gerbang wisata bahari pasir putih.


Pertama kali kita masuk dulu lah ya, untuk tiketnya bervariasi sediakanlah 10 ribu per orang itu yang tertera di papan tiket. Setelah masuk, aku nggak bisa bermandi ria layaknya wisatawan lainnya yang berenang kegirangan dengan bantuan "ban pelampung" karena aku nggak bawa baju ganti, ya emang tujuan awalnya sih aku cuman buat jalan-jalan aja, dan foto-foto ria di spot yang terdapat di pantai Pasir Putih ini.


Di pantai pasir putih, aku menemukan tempat hits nan Instagramable namanya dermaga pasir putih. Di sekitar pasir putih ada banyak dermaga sih, namun  cuma yang ini beda. Papan kayu yang dijadikan media dermaga itu dicat menyerupai pelangi. Penuh warna banget deh. Tiket masuknya juga murah. Untuk sekali masuk, wisatawan cukup membayar 2000 rupiah saja, dan bisa foto-foto sepuasnya. Untungnya waktu kesini sepi pengunjung, itu artinya aku bisa foto - foto ria tanpa terhalang pengunjung lain.



Wilayah pantai pasir putih yang aku kunjungi, itu memiliki tekstur pasir yang tidak putih secara keseluruhan, namun juga tercampur dengan pecahan pecahan karang yang halus terseret ombak. Meski begitu, nyatanya pantai pasir putih memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan bahkan menjelang akhir tahun, pantai ini akan dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Ini karena pantai utara Jawa memiliki ombak yang tidak terlalu besar, ditambah banyak sekali penginapan yang ada di sekitar tempat wisata membuat wisatawan maupun Traveler jatuh hati pada tempat ini.

Bisa banget jadi rekomendasi untuk kalian yang ingin berlibur di akhir tahun. Selamat liburan teman-teman...

Faisol Abrori

6 komentar

Spot-spotnya asik nih, jadi wishlist nih

REPLY

Cocok ini buat destinasi wisata akhir tahun nanti, apalagi dengan tiket masuk yang sangat terjangkau bisa foto buat update di medsos 😍

REPLY

Aaah.. Kangen pantainya.. Jadi teringat kenangan beberapa belas tahun silam, kami pernah menginap di ujung dermaga karena kamar yang kami sewa penuh lendir bekas pertempuran.. alhasil, esok paginya masuk angin.. Oya, sempat jumpa seekor ular laut sedang rehat di bawah pasak kayu dermaga..

REPLY

Wisata legendaris reng Situbondo iki. Mantabb lah pokoknya yg penting traveling yess le

REPLY

ternyata situbondo banyk ya destinasi wisatanya, klo destinasi wisata sejarah ada gak?

REPLY

Bersih ya Sol pantainya..ombaknya juga tenang gitu...jadi enak banget buat mainan air sepertinya

REPLY

Jejak Biru . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates