Jumat, 15 Februari 2019


Menjadi mahasiswa adalah dambaan setiap siswa SMA sederajat. Bukan tanpa alasan, masa depan yang semakin hari semakin bertambah banyak kualifikasi yang harus dipenuhi untuk menjadi seorang yang sukses. Oleh karena itu, universitas menjadi salah satu jawaban dalam menyikapi problematika yang demikian tersebut.
Dalam memilih universitas, kita tidak bisa memilih secara random (acak) dan asal asalan, karena ini berpengaruh pada masa depan kita. Sebagaimana yang dijelaskan guru BK MAN 1 Jember, bahwa dibutuhkan tekad yang bulat dan ikhtiar yang sangat mendalam jika ingin benar-benar memilih kampus idaman. Kampus idaman di Jawa Timur salah satunya adalah UNAIR (Universitas Airlangga) . Universitas ini masuk dalam daftar universitas terbaik di ASEAN berdasarkan 6 indikator penting dalam mengurutkan posisi tersebut, yakni dari segi reputasi akademik, reputasi lulusan, rasio fakultas dan mahasiswa, kutipan jurnal ilmiah, fakultas internasional, serta mahasiswa internasional menurut QS World University

Nah itu alasan saya yang pertama dalam memilih UNAIR sebagai kampus idaman, karena ditinjau dari segi prestasi, sudah mencapai tingkat go internasional dalam jajaran kampus terbaik dan terfavorit. Ditambah lagi, ini hal kedua yang melatarbelakangi saya untuk masuk menjadi mahasiswa UNAIR, yakni dari cara atau proses penerimaan siswa yang terbilang unik, dan saya sangat suka cara tersebut.


UNAIR melalui Prof Moh Nasih selaku Rektor UNAIR menegaskan untuk selektif dalam memilih mahasiswa. Untuk mengeliminasi calon mahasiswa yang berpaham radikalisme dan anti-NKRI, saya suka, setuju, dan sangat mengapresiasi kebijakan ini. Karena seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwasanya mahasiswa sangat rentan terpapar paham - paham yang radikal, dikarenakan pemikirannya yang kritis dan mudah tersulut emosi, jadi paham - paham tersebut sangat berbahaya, dan tidak boleh tumbuh di sekolah manapun di Indonesia, oleh karena itu, universitas ini punya cara unik tersendiri, yakni dengan adanya tes wawasan  kebangsaan yang dinilai dari esai yang dibuat oleh calon mahasiswa.
Cara ini dinilai efektif, dan dapat membantu menyaring siswa secara optimal. Sehingga menjadikan itu sebagai alasan kedua saya, jadi UNAIR bisa menjadi contoh bagi universitas lain dalam mengukuhkan nasionalisme.
Hal ketiga yang membuat saya tertarik kepada universitas ini adalah dari segi beasiswa. Banyak sekali informasi beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa. Ini sangat membantu menurut saya, dalam meningkatkan produktivitas belajar mahasiswa. Jadi, sebagai mahasiswa tidak perlu repot - repot lagi untuk menambah uang bulanan, dan pengeluaran lainnya, karena sudah tercover oleh beasiswa.

Menurut salah satu artikel dari news.unair.ac.id tentang salah satu penerima beasiswa exchange ke Spanyol, yakni mahasiswi yang bernama Azizah, mengaku bahwa ini adalah bucket list nya mulai dari SMP. Berarti kita sama, dong ? Saya dari SD tepatnya sudah mendambakan untuk menjadi mahasiswa exchange lintas Benua, yakni Benua Eropa. Itu yang mendasari saya semangat belajar bahasa Inggris hingga saat ini.


Kabar bahagianya lagi, UNAIR sebagai wadah orang - orang terpelajar di nusantara, menyediakan berbagai fasilitas dalam mengakses beasiswa tersebut. Seperti menurut mbak Azizah, " Para dosen dan petinggi fakultas sangat mendukung para mahasiswa yang ingin mengikuti exchange". Ini membuat saya semakin semangat dan yakin, bahwa saya tidak ditelantarkan sendiri dalam menggapai impian, namun dituntun untuk bisa mencapai apa yang saya impikan dari kecil.
Alasan keempat adalah sistem pelayanan kesehatannya yang memadai. Seperti artikel yang baru saja saya baca : RS UNAIR Tambah 16 Mesin Hemodialisis untuk Tingkatkan Pelayanan   disitu menjelaskan secara garis besar, bahwa UNAIR tengah meningkatkan kualitas kesehatan dan mempertahankan kualitas kesehatan masyarakat. Sebagai informasi, mesin Hemodialisis adalah mesin yang digunakan untuk melakukan transpalansi ginjal.
Dan menurut data, penyakit gagal ginjal ini semakin bertambah dari waktu ke waktu, yakni hingga mencapai angka 60%. Angka tersebut sangat menyayat hati, sehingga dengan menambah 16 Mesin Hemodialisis di RS UNAIR akan semakin meningkatkan mutu pelayanan kesehatan untuk masyarakat, dan menjadi tempat yang berguna untuk setiap orang.


Jadi, dari sini saya belajar merasakan bahwa UNAIR ini benar-benar mengedepankan kesehatan, jadi jika tubuh mahasiswa dan masyarakat sekitar sudah sehat, jadi otak bisa fresh untuk mendapatkan materi.
Selanjutnya, saya memilih UNAIR karena fasilitas pendidikan yang memadai. Sebagai seorang pelajar yang butuh akan proses belajar mengajar, sarana dan prasarana pendidikan sangat dinilai guna meningkatkan kualitas edukasi pelajar. Sebagai bentuk dedikasi di bidang keilmuan, UNAIR punya perpustakaan yang memadai. Banyak sekali buku - buku yang dapat dibaca oleh mahasiswa disana. Saya pribadi membayangkan betapa serunya membaca dan menggali ilmu pengetahuan yang mendalam dari perpustakaan ini.

Tak hanya sampai disitu, dari beberapa artikel di website UNAIR, dijelaskan bahwa di dalam perpustakaan tersebut, terdapat fasilitas penunjang lainnya, yakni American Corner, UK Corner, France Corner, dan yang terbaru Aussie Corner. Di setiap Corner tersebut merupakan ruangan yang didalamnya lengkap dengan informasi mengenai negara yang dimaksud, kultur, beserta hal unik lainnya dari negara tersebut.


Sebagai contoh, Aussie Corner yang baru diresmikan pada september 2018 lalu, yang merupakan salah satu cara untuk mengaplikasikan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Australia lebih khusus antara UNAIR dan negara Australia di bidang ilmu dan pengetahuan. Corner tersebut akan menyediakan akses informasi mengenai sejarah, sastra, tokoh, dan lain sebagainya dari negara Australia. Bahkan, Aussie Corner juga menyediakan akses informasi studi lanjutan di Australia.
Baik, itulah beberapa alasan yang melatarbelakangi saya untuk bisa menjadi mahasiswa di kampus idaman saya, UNAIR.

 Jadi, saya dapat mengambil kesimpulan bahwa secara garis besar, UNAIR mampu dari berbagai bidang, dan tetap menjadi kampus favorit, sehingga itu yang membuat saya tertarik menjadi Mahasiswa di salah satu kampus terbaik di Indonesia ini, UNAIR.

SUMBER GAMBAR : WEBSITE UNAIR

Faisol Abrori

2 komentar

semoga lolos jadi mahasiswa unair ya sol.

REPLY

Wah jadi pengen bgt kuliah nih kalau melihat semangat sobat kuliah di unair, tp biaya nya yg gk ada gan, hhhh

REPLY

Jejak Biru . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates